renungan kebebasan

IMG_2921

Kontrol diri: kalau satu permen sudah cukup buat kamu, haruskah segenggam ini kau makan semua? 

Dulu, jaman masih kecil, segala sesuatu yang kita lakukan “diatur” oleh orangtua. Mau ini itu musti sepengetahuan dan dengan seijin orangtua. Semakin tambah usia, otonomi pun semakin bertambah, misalnya sekarang, hehehe, saya bebas ngapain aja tanpa ibu saya tau -jika saya gak kasih tau-. Sebabnya banyak, mulai dari saya yang memang sudah menjadi individu dewasa yang sudah seharusnya secara kognitif mampu membuat keputusan sendiri, secara hukum juga sudah punya hak, sampai karena memang secara jarak, sudah tidak tinggal seatap lagi dengan ibu.

Bebas. Saya yang memiliki otonomi atas diri dan keputusan, didukung dengan lingkungan sosial dan budaya yang juga semakin membebaskan. Harus diakui, pergeseran nilai sudah banyak terjadi. Entah itu nilainya yang bergeser, entah itu sayanya yang bergeser nilainya. Intinya, kedua hal ini saling mendukung saya untuk “do whatever fecking I want to do” (tentu dengan tidak melanggar aturan yah). Nah, hal ini justru yang membuat saya berpikir dan termangu-mangu.

Iya, berpikir. Diawal kebebasan diperoleh, rasanya senang. Kek kuda lepas. Hihihi. Namun seiring berjalannya waktu (dan usia, ehm), rasanya kok ga enak juga ya kalau terlalu bebas. Lebih enak ada yang atur-atur, ada yang ingetin ini itu, -macam kita masih kecil-. Because I feel loved. #eaaa Dengan bebas begini kok rasanya malah kosong. #curcol

Oke, pemikiran saya pun berlanjut. Lantas apa bedanya saya dengan kuda liar kalo bisa seenak jidat begini ya? Saya kan bukan kuda liar. HHUHUHUHUUHUHU #drama. Dalam pencarian saya tanpa melewati gunung lembah dan samudra, didapatkanlah sebuah jawaban. Jawaban yang usang, karena ini bukan hal yang baru. Usang, namun tak perlah lekang dimakan waktu.

YAP. SELF CONTROL. KONTROL DIRI. 

Atau menurut Kartini Kartono dalam kamus psikologi menyebutkan bahwa kontrol diri adalah kemampuan untuk mengatur tingkah laku yang dimiliki.

Oke, a very well noted. 

Dalam pencarian selanjutnya disebutkan bahwa yang namanya kontrol diri itu berbeda orang satu dengan yang lain. DAN mereka yang SUKSES biasanya adalah orang-orang dengan kontrol diri yang baik.

Saya mau sukses. Orang sukses kontrol dirinya baik.

Therefore I must have a good self control. Kamu mau juga? 

/katagita

Iklan