Let the chocolate melts..

Ketika kamu makan coklat, bagaimana caramu menikmatinya? Kalau saya, saya akan mengambil sedikit bagian/segigit, kemudian membiarkannya didalam mulut, membiarkannya meleleh habis. Baru kemudian mengambil gigitan yang lain. Bagi saya,  proses yang terjadi saat “ngemut coklat” adalah sensasi yang tiada duanya.

Mulai dari bongkahan coklat, pelan-pelan menjadi larut dan menyatu dengan ludah, coklat menjadi melumer,  dan pelan-pelan kita menyesap sari rasanya. MARVELOUS!

Bagaimana dengan coklat yang ada kacangnya atau campuran yang lain? Does it apply? YES! It will give you even better taste. Once coklatnya habis, yang tertinggal adalah kacangnya. VOILA! Ini lah poin plusnya. You may enjoy the kacang-aftermixwithchocolate- even more! Remember: chew it slowly.

Cara yang sama juga saya aplikasikan ketika menikmati dark chocolate. Have you ever tried 99% chocolate? Sebagian besar pasti berpendapat: PAHIT! Yes, it is PAHIT, indeed. But try to apply my way in eating chocholate, you will find if that behind the bitterness you will find rasa…. GURIH! SERIOUSLY! Kuncinya adalah you need to let the chocolate melts… Don’t even try to chew it.

Kenapa letting chocolate melts di mulut ini membuat coklat jadi lebih enak, dugaan saya adalah karena proses mengulum yang membutuhkan waktu sekian lama, membuat kita terbiasa dengan rasa pahit-nya, atau bahkan manisnya (jika kita makan coklat manis), sehingga at the end, coklat itu sudah menyatu dengan kondisi rasa terbaik untuk kita. Saya bayangkan hal yang sama pada kehidupan.. Apa iya ya, sesuatu yang tidak enak, jika kita terima, sesap, dan resapi… lama-lama terasa enak saja tuh. (Ahahahaha, ini sih hipotesa saja, kok). 

Oke, jadi apa sih yang bisa dipelajari dari cara menikmati coklat dengan menyesap? Saya pikir,THIS IS ABOUT.. THAT WE HAVE TO (ALWAYS) ENJOY THE JOURNEY. Kalau kata teman saya, ambil keputusan, setia padanya, nikmati setiap hal yang muncul, bahkan kepedihan dan kebimbangan sekalipun,………..

(DUH, kenapa jadi dalam gini sih )

/katagita

*this artice is dedicated to someone i adore so much. 
Iklan