once upon a time

2012-11-17-09-57-32

Apa yang engkau pikirkan saat melihat gambar diatas? Toilet selfie? Hahah, benar banget! Apalagi toiletnya beneran kelihatan, ya? 😀

Sebenarnya itu bukan toilet selfie gaya mbak-mbak masa kini yang cantik dan proper. Foto itu diambil saat saya bekerja paruh waktu sebagai cleaner di sebuah bar and resto bernama The Duke 92. Lokasinya ada di Manchester, tepatnya di area Castlefield, dekat dengan Deansgate (dan sebelahnya adalah kanal dan sebuah jembatan kereta api yang WOW banget deh. I can’t believe I was there). Sebagai cleaner, saya musti datang pagi-pagi bener, jam 6 kalau tidak salah (yaampun saya udah lupa). Yang jelas kalo pas winter, jam segitu adalah perjuangan banget. Secara langit masih gelap dan udara.. Brrrrr……… (lihat saja mata saya difoto itu :D)

Tapi saya musti bangun dan bangkit, mengayuh sepeda untuk ke Duke 92. Gak peduli malamnya saya baru tidur jam 1 malam (yap, saya juga kerja paruh waktu di KFC Trafford, counter KFC tersibuk nomor 2 di UK, dan kalau dapat shift tutup toko sampai rumah bisa jam 12-an), atau pagi itu dinginnya lagi gila-gilaan. Masih bersyukur kalau hari tidak hujan. Kalau hujan, komplit deh perjuangannya: dingin, ngantuk, capek, basah pulak! Belum rutenya juga tidak dekat-dekat amat dan juga hilly, plus windy. Begitu sampai jangan dibayangkan kerja sambil duduk nyaman seperti sekarang. Apalagi pake ngopi dan sarapan dulu. Begitu datang, saya pun berganti kostum, mengambil perlengkapan, membersihkan satu area tertentu yang kadang kala kotornya kebangetan, plus area toilet yang merupakan sebuah kepastian. Kalau malamnya sepi, toilet pun bersahabat. Namun kalau malam sebelumnya bar dan resto sibuk, bisa dibayangkan, sudah semua area kotor bingits, toiletnya pun… Hahahahah, Ajegile.

Ya. Ya. Berat. Super berat. Tapi toh nyatanya saya terus melakukannya dan berhasil melewatinya selama beberapa bulan, demi supaya saya bisa bertahan hidup di negara yang selalu saya bayangkan akan menawarkan kisah seromantis film “Love Actually”.Namun semua itu membuat saya menjadi kaya, bukan kaya harta namun kaya cerita dan pengalaman. Dengan mudah saya bisa membaur dengan mbak-mas ISS, bisa berempati dengan mereka. Kadang kala saya juga cerita tentang pengalaman saya ini ke mereka dan seringnya mereka tidak percaya sampai saya sebutkan beberapa istilah perangkat pembersih atau saya pamerkan ketrampilan cleaning saya. Hehehehe. Saat itu, saya merasakan sinar mata mereka yang terefleksikan pada mata saya juga, yang seolah berbicara bahwa… harapan untuk menjadi lebih baik itu selalu ada.

Selamat berakhir pekan!

Salam,

/katagita

Iklan