ORANG BERDUA (sebuah puisi dari Chairil Anwar)

Kamar ini djadi sarang penghabisan

dimalam jang hilang batas.

 

Aku dan dia hanja mendjengkau

rakit hitam

 

‘Kan terdamparkah

atau terserah

pada putaran pitam?

 

Matamu ungu membatu.

 

Masih berdekapankah kami atau

mengikut djuga bajangan itu?

 

(Deru Tjampur Debu, Tjetakan kedelapan, 1966)

Iklan