KENAPA DOSEN

Kadangkala, tetiba muncul pertanyaan pada diri sendiri: kenapa profesi dosen ya, yang dipilih? Kenapa tidak kerja di perusahaan X. Menduduki posisi tertentu. Yang tentu sangat keren. Kantornya juga diseputaran Sudirman/Kuningan. Necis lah.

Saya mau jawab: takdir. [Hmm.. Selesai dong tulisan kali ini.  ]

Yang jelas, jadi dosen itu sudah saya rencanakan dari saat masih SD. Pun saat mengirimkan tulisan disebuah kolom di sebuah koran lokal Jogja dan terdapat pertanyaan “cita-cita”  jadi gurunya mahasiswa adalah jawaban saya kala itu. Visioner sekali ya?

Hm, kembali ke pertanyaan awal: kenapa jadi dosen? [Tetap susah, makanya pertanyaan diawal tulisan ini masih suka muncul]. h

Oleh karena itu, saya akan membuat beberapa list mengapa jadi dosen itu menyenangkan. Untuk membantu saya menjadi lebih bersyukur! [dan semoga menginspirasi -atau jadi mikir-mikir- andaikan ada yang mau jadi dosen juga. hihihihihi]

  1. Jadi dosen bikin awet muda. Saat pertama mengajar, jarak usia dengan mahasiswa tidak begitu jauh. Semakin kesini, tentu jaraknya nambah :D. Tapi bukannya membuat saya merasa jadi lebih tua, berinteraksi dengan para mahasiwa justru mereka membuat saya merasa muda terus tiap hari. Saya jadi tahu mode terbaru, saya jadi update dengan bahasa gaul kekinian. NTEP SOUL, LAH! 😉

  2. Jadi dosen itu bisa bikin iri orang kantoran. hihihi.  Seringnya dianggap sebagai pekerjaan yang nyantai! Jadi  ceritanya, ketika ditanya temen “ada gak kelas hari ini” trus saya jawab  “tidak ada” atau “lagi enggak ngajar” atau “lagi libur semester!”,  temen pun sukanya merespon dengan “enak yaaa… jadi dosen! mahasiswa libur, dosen libur.” (Padahal ya enggak juga, ada beberapa kewajiban yang musti dipenuhi selain mengajar: meneliti, mengabdi pada masyarakat, dan mengembangkan diri. kadang sibuknya bisa melebihi mentri!) Tapi justru ini yang bikin senang. Dikira santai kayak dipantai, padahal produktifnya ngalah2in Luxemburg (based on time.com, Luxemburg is the most productive country in the world!) ehehehehe.

  3. Jadi dosen itu, walau bayarnya sedikit, tapi kita dianggap sebagai sosok yang kredibel. Terpercaya. Makanya namanya dosen kan, ngomonge sak dos, bayarane sak sen. Hihihihihihi…

  4. Ahh.. udah ah, intinya, I LOVE MY JOB. Jadi, kalau diminta menguraikan alasannya, pasti adaaaa………… aja. Iya gak?

Kalau kamu, apa yang membuat kamu dipekerjaanmu yang sekarang???

love,

/katagita

WhatsApp Image 2017-04-21 at 8.36.41 PM

coba liat, kalo ga dosen gimana bisa seru-seruan ama mahasiswa begini? 😀

Iklan