Ke PASAR

Salah satu hal yang saya akan lakukan di 2018 ini adalah menyiapkan makanan sendiri sesering mungkin. Oleh karena itu, belanja sayur adalah hal yang tidak terhindarkan. Beruntunglah saya tinggal didaerah yang memberikan banyak pilihan untuk belanja. Mulai dari yang modern seperti Ranch Market, Foodhall, Hypermart, hingga pasar.

Sebenarnya memang paling nyaman belanja di supermarket seperti yang saya sebut diatas. Tempatnya bersih dan adem, dan barang yang aneh-aneh pun ada. Bukannya tidak suka pasar, namun terus terang saya hanya mencari kenyamanan saja, hehehehe. Namun karena harus mempertimbangkan budget, saya berusaha mencari alternative lain. Seperti pagi ini, akhirnya saya pun memutuskan belanja salah satu pasar didekat tempat saya tinggal: Pasar Puri. Bersama BYN, tetangga, kami pun pergi ke pasar bersama. Kalau BYN aka Bu Yuni sih sudah langganan, jadi beliau adalah guide saya pagi itu.

Lokasi Pasar Puri benar-benar dekat, mungkin hanya 1 km saja. Namun, serius, saya belum pernah kesini :D. Begitu masuk, saya pun langsung suka. Hihihi, gimana enggak,  Pasar Puri ini pasar modern. Bersih, sayurnya pun lengkap banget. Mau yang biasa, organik, ada. Mana segar-segar dan pilihan semua. Lauk pauk segar seperti tahu, tempe, daging, ayam, ikan, seafoods, juga lengkap. Apalagi JAJANAN. ADA semua!

Ya sudah, saya pun langsung mengeluarkan catatan dan segera beli ini dan itu. Ada juga yang gak sesuai catatan, sih… hehehehe… Lengkap lah belanjaan saya hari itu: sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga lauk pauk. Kira-kira cukup lah buat seminggu.. Dari segi harga memang tidak begitu jauh bedanya dengan supermarket menengah (bukan yang premium). Namun, pilihan dipasar ini banyak dan tetap lebih murah.

Usai belanja, tentu saja kami tidak melewatkan untuk jajan. Hahahaha, iya, karena sewaktu akan parkir saya melihat sebuah kedai kopi. Yaaaa…. gimana saya gak tergoda dengan kedai kopi klasik… Hehehe. Namanya “Kedai Kopi Uncle Cun“. Berhubung saya kelaparan, selain memesan kopi susu, saya juga memesan kwetiau goreng seafood. Sedang BYN memilih eskopi dan kegoda juga memesan semangkuk pangsit kuah :D. Sebenarnya di kedai ini menu favoritnya adalah bakmi kepiting dan juga nasi kari pontianak, hanya saja, pagi itu saya pinginnya kwetiau goreng. Jadi ada alasan untuk kembali, bukan? Hehehehehe….

Ketika tersaji… Wooooow kopi susunya enakkkkk! Rasa khas kopi susu klasik yang selalu ngangenin itu…. Kwetiaunya juga enak, gak mengecewakan lah. Harganya juga terjangkau: 35 ribu untuk kwetiau, dan 14 ribu untuk kopi susu. Waaaahhh… rasanya senang banget. Saya pun bilang ke BYN, “kalau ada kawan maen dan ngajak ngopi, akan saya ajak kesini aja deh, bu. Murah meriah, enak, dan gak kalah sama kopi-kopi mahal… Otentiiiik!

IMG_3820

Jadi, begitulah pengalaman hari ini. Satu hal yang saya pelajari adalah:

jangan males eksplorasi sekitarmu. Kadang kala, ada kebahagiaan tak terduga yang bisa ditemukan disitu.

 

Happy Sunday, Peops!

 

/katagita

Iklan