What doesn’t kill you makes you stronger

N-now th-that that don’t kill me

Can only make me stronger….

Yuk tebak lirik lagu lagi.. lagunya siapa, hayo?

Yep. Kanye West: Stronger!

Nah, siapa yang setuju dengan ungkapan itu: What doesn’t kill you makes you stronger? I do!

Sebenarnya semangat yang ditebarkan Kanye itu sudah bermula sejak jaman Nietzche, bahwa apa-apa yang tidak membunuh kita itu hanya akan membuat kuat. Ujian, tantangan, cobaan… yes, perjuangan  itu menguatkan kita!

Tapi, hell yah, harus diakui bahwa kalau bisa bikin lebih kuat, artinya bisa juga bikin lebih lemah dooong…

HEHEHEHE IYA JUGA YA!

Kalau ujiannya kita gak kuat? Ya mumet pala. Kalau tantangannya terlalu hebat? Ya bisa-bisa lunglailah kita. Kalau cobaannya terlalu berat? Laah.. bisa-bisa menyerah!

Lhah terus, kapan perjuangan itu akan jadi sesuatu yang menguatkan dan kapan akan jadi sesuatu yang melemahkan? Saya, kita semua, kan, maunya sama-sama menjadi insan yang lebih baik, lebih kuat!

Ternyata kuncinya ada di: KONTROL. Ketika  karena usaha kita bisa mengontrol keadaan sulit tersebut, maka perjuangan itu menjadikan kita semakin kuat.

Memang sih, kita tidak lantas percaya kalau ada yang bilang, “tenang aja, kamu pasti bisa mengatasi kesulitan ini,” ketika kita sendiri tidak pernah memiliki pengalaman, kesempatan itu. Mungkin hidup kita tidak begitu mujur, sehingga sering sekali kita harus “menerima nasib atas keadaan yang ada” alias gak bisa ngontrol keadaan. Tapi disiniah kuncinya: bahwa kita harus selalu percaya, bahwa ada hubungan antara perilaku kita dan apa yang akan kita terima: kalau kita melakukan sesuatu (usaha), maka sesuatu (yang baik itu ) akan terjadi.

Jadi, marilah kita terus percaya bahwa sesuatu yang baik akan terjadi jika kita mau berusaha! (dan tidak mudah putus asa, dong 🙂 )

SEMANGAT!

f83a06168f3bcbb2594c73034dfaac7f

USAHA! USAHA! USAHA!

with love,

 

/katagita

 

(artikel ini diinspirasi dari buku “GRIT” karangan Angela Duckworth)
Iklan