HAL-HAL YANG SAYA HARAP SAYA LAKUKAN SAAT SAYA MENJADI MAHASISWA.

Mengisi trial class bagi calon mahasiswa di kampus membuat saya menyadari ada beberapa hal yang saya harap saya tahu atau ada yang memberi tahu saya dahulu kala, sebelum saya mulai kuliah. Saya yakin, dengan demikian kuliah saya jadi akan lebih maksimal dan mungkin hidup saya jauh lebih baik dari sekarang waktu yang sudah saya lalui menjadi lebih bermakna.
  1. Memilih jurusan yang benar-benar sesuai dengan keinginan, minat, dan bakat. Dulu saya memilih jurusan yang sekarang saya tekuni secara asal-asalan dan kebetulan. Hanya karena rekomendasi teman, dan menurut teman saya tersebut, jurusan ini keren. Hahahaha! Saya bahkan tidak benar-benar tahu apa yang akan dan sedang saya pelajari hingga tahun kedua perkuliahan. Padahal, ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk membantu memahami kebutuhan dan minat kita. Bisa dilakukan dengan melakukan riset sendiri (apalagi sekarang, google help us to research) atau bahkan melakukan tes minat dan bakat yang banyak tersedia di pusat layanan psikologi

  2. Involve dengan sungguh-sunggu saat proses kuliah dikelas. Andai saya tahu dulu, bahwa aktif dikelas itu sungguh membantu proses belajar. Tidak perlu malu bertanya karena sesungguhnya tidak ada “pertanyaan bodoh”, dan memfollow-up rasa penasaran saya dalam kuliah to the max. Maksudnya, dulu saya sering malu nanya atau berpendapat. Mulai dari malu nanyanya, malu pertanyaan saya membuat saya Nampak bego, sampai apa boleh atau tidak, penting atau tidak sebenarnya nanya/berpendapat dikelas. Hahahaha. Padahal dengan menyampaikan pertanyaan dan pendapat membuat kita belajar lebih.

  3. Do internship. Dulu jaman saya, magang itu Bukan pilihan juga ding, bahkan saya tidak begitu ngeh dengan kegiatan ini. Sepemahaman saya dulu, kerja itu ya kalau sudah lulus, karena pasti organisasi/perusahaan tidak mau mengkaryakan anak bawang yang tidak tahu apa-apa. Hahahahahaa! Untungnya tanpa disadari saya sudah melaukan proses magang ini dengan menjadi asisten penelitian atau membantu dosen tertentu melakukan sesuatu. Namun kalau bisa diulang, tentu saya akan magang dibeberapa tempat yang bergengsi! Ha ha ha. Maka beruntunglah kalian yang difasilitasi kampus untuk melakukan proses magang. Manfaatkan kesempatan itu semaksimal mungkin untuk mendapatkan pengalaman berharga, mengasah kemampuan dan ketrampilan, dan mencari tau lebih apa yang memang benar-benar kamu inginkan.

  4. Write more. Sell more. Poin empat ini sebenarnya adalah: jika boleh diulang masa-masa mahasiswa saya dulu, saya ingin lebih banyak “jualan”. Berwirausaha. Jual diri. Entrepreneurship. Banyak ide yang akhirnya jadi “Wah, dulu aku juga sempat kepikiran itu” namun sudah jadi milik orang. Alasannya adalah “banyak keterbatasan”. Misalnya saya yang cuma mahasiswa kere, saya yang cuma anak daerah, saya yang gak punya koneksi, dll. Yang kalau dipikir kembali, keterbatasan itu sebenarnya ciptaan saya sendiri yang tidak percaya sendiri. Nothing is imposible. Just do it! (ini kok tag line 2 merek jadi satu ya? Hihihi).

Baiklah, itu dia empat hal yang saya harap saya tahu dan saya lakukan saat mahasiswa dulu. Saya yakin, beda orang akan beda versi, namun
saya harap apa yang saya tuliskan ini bermanfaat untuk teman-teman
mahasiswa semuanya.

/katagita

I got this second chance at life, and I live it.

-Amy Purdy

 

 

Iklan

TIPS DARI RUNTASTIC

Being overweight is preventable and treatable situation. 

Itu adalah kata-kata dari runtastic. Yang bikin saya (yang overweight ini) makin semangat. Btw, hampir seminggu saya tidak joging. Penyebabnya karena saya diluar kota dan tidak punya waktu. Ah klasik banget. Namun sebisa mungkin saya tetap aktif misalnya dengan memaksimalkan langkah dan melakukan gerakan-gerakan ringan semacam squats, plank,  yang bisa dilakukan dimanapun kapanpun. Namun demikian tetap merasa tidak enak juga… Kalau sudah jadi kebiasaan dan tidak dilakukan memang rasanya jadi ada yang kurang. Nah, supaya saya gak larut dalam rasa yang gak enak ini, pagi ini saya dengarkan running story di runtastic. Ada beberapa tips praktis yang diberika, tentang bagaimana ilmu menurunkan berat badan (hmm walau idealnya dengerin ini sambil lari, bukan sambil tiduran seperti saya tadi, hahahaahaha). Tidak sulit sebenarnya, dan yaaa… itu-itu saja…

Ini dia tips yang tadi sudah dijelaskan. Tentu sesuai dengan apa yang saya tangkap dan sudah saya modifikasi kata-katanya.

YOUR JOURNEY TO WEIGHT LOSS: Practical Tips for Success

by Vera Schwaiger (runtastic team)

  1. Ngurangin makan, diet-dietan, bukanlah kunci. Kalau iya, harusnya banyak orang yang sukses soal diet. Nyatanya bermunculan berbagai jenis diet yang ditawarkan. Faktanya adalah: setiap orang tetap butuh kalori untuk energy, supaya tetap bertahan hidup walaupun tidak melakukan apa-apa sepanjang hari, atau disebut basal metabolic rate. Kemudian ada active metabolic rate atau kalori yang dibutuhkan berdasarkan aktivitas harian yang dilakukan. Basal ditambah active, kamu pun dapat rata-rata energy yang kamu butuhkan.
  2. Oleh karena itu, coba untuk bakar 500 kalori lebih banyak setiap hari melalui olahraga, atau kamu bisa menghemat 500 kalori dari makanan. Lakukan selama seminggu, maka hal itu akan setara dengan penurunan berat sebesar 0,5 kg.
  3. Tahan godaan untuk tidak ngemil setelah olahraga.. Hehehe ini yang berat, biasanya setelah olahraga pikiran kita terlalu pintar dan pede dengan berpikir “I deserve this and that”. Oh ya, tips sederhana yang lain: save calories from beverages. Minum yang cantik-cantik itu juga banyak kalorinya loh.. Jadi mendingan swap your drink to water. Karena minum minuman enak tanpa dinyana 500 kalori bisa terkonsumsi hanya dalam sekali slurp, tanpa sadar dan terasa. Belum kalo kita lihat kandungannya. Huhuhuhuhuhuhu!
  4. Nah tapi kadang tricky juga. Yang kalorinya lebih sedikit belum tentu lebih baik. Misalnya ada makanan diet produksi pabrikan yang mungkin hanya sekitar 100 kalori sekali konsumsi, sementara buah, kacang, atau sayur tertentu mungkin lebih dari itu. Nah, disinilah kita perlu lebih bijak dengan tidak hanya memperhatikan kalori, namun juga kandungan. Yang alami jelas lebih baik, dan biasanya efeknya jauh lebih baik pula untuk tubuh. Misalnya, kita jadi kenyang lebih lama, plus efek jangka panjang untuk tubuh jauh lebih baik.
  5. Ingat: don’t obsesse with CALORIES! Sekali lagi penting juga memperhatikan KANDUNGAN.
  6. Sekali lagi, kalori kita butuhkan untuk hidup. Kalori adalah bahan bakar kita, sehingga pastikan bahwa bahan bakar kita BERKUALITAS. Makan lebih sedikit belum tentu kemudian jadi turun berat badannya, karena bisa-bisa malah yoyo effect. Sekali lagi perhatikan hal-hal yang sifatnya lebih
  7. Diet-dietan tidak sehat buat tubuh, sayang gak banyak yang peduli, karena yang penting turun berat badan. Turun cepat, naek cepat, ini yang disebut yoyo effect yang efeknya justru memperlambat metabolism tubuh. Padahal metabolisme tubuh yang baik adalah asset berharga jika kita ingin menurunkan berat badan. Jangan juga dikira makan dalam porsi yang sangat kecil itu selamanya baik. Tricky! Sedikit coklat, satu butir cookies, dua gigit keripik kentang… aaah. Lama-lama menjadi bukit….. EAT MODERATELLY.
  8. Dulu… makanan musti diusahakan, dan aktivitas manusia sungguhlah banyak. Sekarang… makanan gampang banget didapatkan, sehingga kamu musti mengusakan AKTIVITAS. Pilih aktivitas yang memang kamu suka. Ikuti aturan sederhana dalam latihan: kombinasikan latihan endurance dan Misalnya saya suka jogging dan latihan dengan NTC. Keduanya membantu melunturkan lemak dan membentuk otot. Hal ini juga bagus untuk metabolism tubuhmu, bahkan disaat kamu istirahat otot terus membakar! Yeah!
  9. Stick to it at least 3 weeks. Make it habit. Beri tubuhmu kesempatan untuk “terbiasa”. If you fall, stand up and get through. Kamu bisa! That’s how we learned to walk or to ride a bike, isn’t it?
  10. MELANGKAHLAH! Pakai pedometer! Dengan ini kamu bisa lihat berapa langkah yang sudah kamu tempuh setiap hari. Hal ini membantumu untuk tetap aktif dan termotivasi . Set minimum 5000 langkah per hari
  11. Jika sudah…. set goal yang lebih tinggi lagi… 8000 steps? 10000 steps? (kalo kata iklan susu kala itu 10000 langkah/hari juga membantu mencegah osteoporosis)
  12. Starts small: tentu akan jadi memberatkan ketika kamu yang tidak pernah olahraga atau beraktivitas tiba-tiba memiliki goal: olahraga 5x/minggu atau 10000 langkah perhari? Ketika kamu tidak bisa memenuhinya, yang ada justru rasa “gagal” yang bergejolak, dan trickynya, kita jadi merasa… tidak mampu lalu ujungnya… menyerah.

Jadi, daripada demikian, sebaiknya mulai dari goal yang kecil kemudian ditingkatkan dari waktu ke waktu. Don’t too much too fast. Step by step.

  1. Start up with just a few minutes each day. Misalnya stretching 5 menit setiap kali bangun. Jalan pagi 25 menit.
  2. Kombinasikan latihan dalam aktivitas sehari-hari. Misalnya, setiap kali ke toilet, squat tiga kali. Di kursi kerja, do scissors. Walopun sederhana, kalo dilakukan setiap hari.. you will see the result.
  3. Kita selalu memperhatikan kualitas bahan bakar untuk mobil dan lain-lain, tapi justru jarang memperhatikan bahan bakar kita sendiri. Yap, bahan bakar kita kan makanan, jadi, yuk, mulai pilih bahan makanan berkualitas untuk menghasilkan yang terbaik dari kita. Dan… ini bisa dimulai diawal hari: SARAPAN.
  4. DON’T SKIP BREAKFAST. Breakfast is your engine. Important for your body and your brain. Trus sepanjang hari gimana? Makan biasa aja. Yang penting eat moderately, and choose wisely.
  5. Be smart and rely on natural fat burning cycle (4-6 hours between meals). Kalo mulai kruyuk2 diantara waktu makan? Ya minum air putih. Pastikan kalo kamu lapar. Grab fruits, kacang, ah pasti sudah tahu lah ya pilihan yang terbaik itu apa? J
  6. IT’s A MUST: DRINK WATER. Best liquid for your body. Want to add some flavor? Tinggal tambah lemon, jahe, timun, apapun yang kamu butuhkan.
  7. UNSWEETENED TEA is also choice. No soft drink. Di meksiko tingkat konsumsi soft drink sangat tinggi, dan yap, kasus obesitas disini juga tinggi. Kadang, kita berpikir bahwa “sekali-sekali” gak papa bukan? Tapi you may think it all over again: ketika kamu minum A, apakah sekali cukup? Gimana dengan teman-temannya (misanya saya, yang kalo ngeteh musti ada kue, blab la… hehehehe). Kalo alcohol bagaimana? Well, alcohol often stimulates our appetites. We crave for good midnight snack, we need a good hangover breakfast. Efeknya bisa langsung terasa dipinggang. But if it is really necessary for you like you’d die without, as long as you can keep it balance. Hmm..
  8. Nulis “nutrition diary”. Atau log book Coba tulis apa yang kamu makan setiap saat setiap hari. Lalu perhatikan polanya. Garis bawahi makanan yang berkualitas. Pelajari kebiasaanmu. Apa yang menjadi kelemahanmu, apa yang sudah baik. Pada waktu apa kamu merasa lemah, hal seperti apa yang bisa membuat kamu puas. Dari situ, kamu bisa mengelola diri dengan lebih baik dan bisa mengatasinya setiap tantangan yang muncul.
  9. Makan ketika lapar! Kalo sedikit-sedikit lapar?Sekali lagi: belajar mengelola diri. You can’t stop the wave but you can learn to surf!
  10. CRAVING? Ada beberapa pilihan yang kamu bisa lakukan: mengusir keinginanmu (yang biasanya malah jadi makin pengen), atau kamu jalan ke kulkas dan makan coklat sampe habis… lalu merasa bodoh bersalah dan tidak berdaya……

Atau pilihan yang lain: tetap datangi coklatnya. Lihat baik-baik. Cium wanginya. Potong-potong kecil. Ambil sepotong kecil. Rasakan coklat itu didalam mulutmu, rasanya, teksturnya, suhunya., hingga akhirnya kamu telan. Nikmati!. Tidak perlu banyak keeping, kamu pun bisa kembali dengan rasa puas, senang, dan tidak merasa bersalah.

Sekali lagi You can’t stop the wave but you can learn to surf! SURF THE WAVE OF TEMPTATION! MODERATION IS ALWAYS KEY.

  1. STOP CLASSIFYING FOODS as GOOD or BAD. Ingat! Semakin dilarang biasanya kita makin pengen.
  2. Selama kita makan dalam jumlah yang wajar, apapun yang kamu makan sebenarnya oke-oke aja. S dan K-nya adalah: KAMU MUSTI MENIKMATINYA.
IMG_1127 2.JPG

enjoy everything as you were in BALI

  1. Pulang kerja.. laper.. cari makan dan makan.. sambil nonton tv.. atau sambil ngobrol… tau-tau habis. Ini sering banget nih.. Makanya mulai sekarang: FOCUS on YOUR MEAL! Feel how your feeling of fullness kicks in.
  2. BE HERE AND NOW. STARTS ENJOYING EVERY SINGLE THINGS (especially foods) CONSIOULSY. BE MINDFUL! Memang kita pengen cepet-cepet kurus, langsing, tapi.. ini kan bukan roro jonggrang. Enjoy the process. Make it last forever… TAKE YOUR TIME!
  3. Dan ini adalah kunci segala kunci: KEEP GOING

 

Nah, gimana? Praktis dan bener banget, bukan? Yang jelas tips diatas membantu kita membangun kebiasaan yang sustainable,  yang tidak hanya akan membantu kita menurunkan berat badan, namun memiliki hidup yang lebih berkualitas.

Salam,

/katagita

 

You can’t stop the wave but you can learn to surf!

sebuah makna

904596_363285743782513_681655997_o.jpg

SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA.

Jika ini diucapkan pada mareka yang sedang jatuh cinta, rasanya indaaah…. Senyuman pun akan mengembang, membayangkan bahwa pada masanya nanti, dua sejoli akan bersama dan tak kan terpisahkan lagi.

SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA.

Jika ini diucapkan pada mereka yang sedang merintis usaha, kalimat ini seperti menguatkan. Menjadikan mereka bak pelari marathon yang seolah-olah sudah dapat melihat garis finish. Mungkin jauh didepan, namun ada secercah harapan.

SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA.

Jika ini diucapkan pada mereka yang sedang ditimpa kesusahan dan merasakan betapa beratnya beban kehidupan, maka akan memunculkan pertanyaan: KAPAN? Sampai kapan?  Berapa lama lagi? Namun bisa saja setelah itu mereka mengelus dada dan kemudian mengucap mantra yang sama: semua akan indah pada waktunya. Atau masih tetap dengan pertanyaan yang sama, yang tentu tidak akan membawa kemana-mana selain sebuah penantian.

SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA.

Apa makna kalimat ini buat kamu? 

Buat aku ini adalah sebuah harapan. Bahwa apa yang aku lakukan tidak akan pernah jadi sebuah kesia-siaan.

Buat aku ini juga berarti sebuah penantian. Penantian seperti yang dirasakan seseorang yang sedang merindu, dan rindu itu indah. Yah, walau menyiksa. Ah tapi menyiksa atau tidak adalah sebuah keputusan. Aku akan menjadikan penantian ini menjadi penantian yang indah dan penuh warna. Juga bermakna. Tidak hanya bagiku, namun bagi orang disekitarku. Juga mereka yang selalu ada dalam hati dan doaku.

So? What SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA means for you? 

happy wednesday,

/katagita

P.S. Ini ditujukan spesial untuk IBUKU. 🙂

“Be a rainbow in someone else’s cloud.”
― Maya Angelou

 

 

kesepian dan menua

Loneliness also disrupts the regulations of cellular processes deep within the body,

predisposing us to premature aging. – John Cacioppo.

PREMATURE AGING!!!!!!

Mendengar kata premature aging saya pun merinding. Menua, saya yakin ini adalah hal paling tidak dinanti atau bahkan ditakuti oleh banyak orang, khususnya wanita (soalnya saya wanita dan saya gak mau cepet-cepet jadi tua, hehehe) -walau pasti ada yang tidak setuju juga-,  karena menua adalah kepastian, soal waktu. Hanya saja: siapa sih yang rela melihat diri tidak secantik dulu, rambut beruban tak seindah dulu, kulit kendor dan kerut disana sini tak sekencang dulu? Kalau bisa sih, menuanya ditunda, sampai waktu tak terhingga, ya. Ehem,,

Belum lama, saya membaca artikel tentang uban. Pria mengalami ubanan lebih cepat dari wanita. Saya sendiri sih merasa kalau pria itu semakin tua semakin terlihat ganteng dan berwibawa (as long as he is in a good shape ya, taking a good care of himself dan no perut buncit, hihihihi #rewel). Jadi ubanan cepat-cepat gakpapa lah. Kalau ubanan dan kayak Richard Gere, siapa yang mau nolak, sih? Hehehehe…

media.jpg

Gimana? Ya kan, lelaki itu (atau Richard Gere itu? secara tidak semua laki-laki adalah Richard Gere dan Richard Gere tidak seperti kebanyakan laki-laki 😀 #wecallitlogic #tepokjidat ) makin silver justru kelihatan makin…. (isi sendiri).  Nah bagaimana dengan ubanan wanita? Kapan wanita mulai banyak uban? Well, kalau wanita sendiri konon akan mulai subur beruban sekitar usia 35. Bahkan, kecenderungan ubanan ini semakin kesini semakin terjadi pada usia yang lebih muda (hih! apah!). Mendengar informasi ini, saya mulai dag dig dug juga, karena artinya…… beberapa tahun lagi! Menua oh menua. Saya menua! (Padahal diri ini merasa selalu ABG, ehehehe).

Nah, kembali pada pernyataan diawal tulisan ini, lagi-lagi ternyata, KESEPIAN, membawa dampak yang tidak baik. Kalau kemarin membuat kita menjadi rentan dalam perihal kesehatan, eh ternyata kesepian juga mempengaruhi penuaan. Penuaan terjadi lebih cepat pada mereka yang merasa kesepian. HIKS.

Sekali lagi, pengertian kesepian itu tidak semata-mata secara fisik terisolasi. Memang, orang yang terisolasi atau berada di tempat asing memiliki kerentanan untuk menjadi kesepian. Namun yang lebih menyebabkan rasa kesepian adalah persepsi kita sendiri. It’s about a state of mind. 

Hih kesepian ya.. Bener-bener, deh! DAN ternyata,,, tidak hanya berdampak buruk pada masalah kesehatan, namun kesepian ini juga bikin gak cantik (baca: cepat menua). Oleh karena itu, diam-diam saya berjanji untuk tidak lagi-lagi merasa kesepian. Saya berjanji akan membina hubungan  yang lebih baik dengan mereka yang saya sayang dan percayai. Ingat kan ya ditulisan sebelumnya, it is not about the number of friends you have, but the quality. Ohya, juga memperkuat rasa percaya diri, karena menurut beberapa penelitian, ternyata ini juga berkorelasi dengan tingkat kesepian. Plus saya juga akan selalu membangun mindset yang positif, serta selalu memilih untuk bahagia.

Nah, tekad itu ternyata sejalan dengan beberapa tips yang diberikan oleh Cacioppo untuk mengatasi kesepian: (fyi Cacioppo ini adalah psikolog dan periset terkenal dibidang psikologi sosial dan tentunya ekspert soal tema kesepian)

  1. Kenali bahwa kesepian itu adalah sinyal perlunya perubahan pada suatu hal

  2. Pahami efek kesepian pada hidup anda, baik secara fisik maupun mental

  3. Kerjakan hal-hal yang anda sukai, bergabung dengan komunitas yang anda minati. Dengan demikian anda bisa membangun relasi baru, mendapat teman baru.

  4. Fokus untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan mereka yang memiliki sikap, minat dan nilai yang sama dengan anda.

  5. Selalu berharap yang terbaik! Orang -orang kesepian biasanya belum-belum sudah membayangkan penolakan. Oleh karena itu, fokus pada pemikiran dan sikap yang positif dalam setiap hubungan sosial.

Nah, gimana? Berhubung saya tidak mau cepat-cepat menua, saya akan kuatkan tekad dan konsistenkan perilaku saya, dan jelas-jelas akan menerapkan tips Cacioppo ini baik-baik….

Selamat berakhir pekan yang panjang, dan ingat, seperti halnya kebahagiaan, kesepian itu adalah pilihan! ❤

/katagita

fullsizerender

kira-kira beginilah saya kalau menua, ha ha ha. kalau anda, bagaimana?

sumber:

Askt, D. (2008, Sept. 21). A talk with John Cacioppo: A Chicago scientist suggests that loneliness is a threat to your health. The Boston Globe Found online at http://www.boston.com/bostonglobe/ideas/articles/2008/09/21/a_talk_with_john_cacioppo/

Cerita dari Wonosobo (2)

“She is free in her wildness, she is a wanderess, a drop of free water. She knows nothing of borders and cares nothing for rules or customs. ‘Time’ for her isn’t something to fight against. Her life flows clean, with passion, like fresh water.”
― Roman Payne

DAY 2.

Jam 3-an kami sudah bangun dan jalan cepat ke kaki bukit sikunir. Tujuannya jelas: Chasing The Golden Sunrise. Kali ini tidak ada Bapak-Bapak yang bisa ditebengi. Tapi bukan masalah, toh kami perlu melawan hawa dingin yang lumayan menusuk tulang dengan menggerakkan badan ini. Sebenarnya dari kaki bukit sampai puncak Sikunir hanya memakan waktu 20-30 menit. Namun kami sengaja datang dan mendaki pagi-pagi karena menurut informasi yang kami kumpulkan dari google, pada liburan panjang seperti ini bisa-bisa orang berdesak-desakan untuk naik, sehingga tangga pun kami harus antri. Kalau sampai kelamaan diperjalanan bisa-bisa kami kehilangan momen matahari terbit. 

Benarlah, disepanjang jalan telaga hingga sampai dikaki bukit orang-orang sudah sangat ramai. Sangat. Tempo mendaki jadi sangaaat sangat lambat. Tapi ini kentungan juga sih, jadi ga ketauan kalo sebenernya ngos-ngosan. He he he. Yang membuat acara mendaki sikuni ini menarik adalah: ada seorang eyang yang sudah sangat sepuh (bahkan harus digandheng) yang ikut dalam kerumunan, beliau ada didepan kami. Sebagai orang muda tentu kami malu kalau sampai tidak kuat atau nampak lemas, ha ha ha. 

Setelah beberapa saat (saya udah lupa bagaimana rasanya mendaki bukit sikunir. yang saya ingat hanya capek, pengap karena ramai sekali, dan pegel kaki -sama sekali gak menarik diceritakan) akhirnya kami sampai ke spot melihat matahari terbit. Kami sempat kebingungan dimana sebaiknya kami harus mengambil posisi, plus penuh sekali tempatnya! Akhirnya kami putuskan duduk dan menanti disebuah spot. Kamera, handphone, dan sebagainya sudah disiapkan. Kami pun kemudian duduk saja sambil menanti merekahnya matahari pagi. Yap! Sunrise is always my favorite. Langit yang berubah menghangat, kemudian matahari mulai muncul sedikit demi sedikit hingga akhirnya menjadi bulat sempurna. Begitu pula Sikunir pagi itu. Sempat menguning menandakan matahari sebentar lagi merekah, namun sayang karena berawan kami tidak bisa menikmati proses sunrise yang sempurna. Namun demikian kami tidak kecewa, karena proses menanti itu sendiri sudah sebuah hal yang tak terlupakan. Begitu matahari keluar, maka keluar pula kaum-kaum selfie dengan berbagai aliran. Ha ha ha ha! Liburan di Indonesia memang harus tahan banting dan sabar menghadapi kaum sendiri yang selalu haus untuk berfoto. Kadang saya juga terbawa dengan keinginan membuat kenangan dalam sebuah foto yang indah, sehingga membuat saya sibuk dan justru mengesampingkan moment berharga saat itu. Ya gimana ya, terbawa lingkungan dan eksistensi, bray. Biar bisa jadi bahan cerita nanti! Kalau cuma dalam memori ini, siapa yang percaya? Bwahahaha. Bener kok, cuma saya belajar untuk seperlunya saja membuat dokumentasi, dan lebih menikmati lagi momen yang ada.

Oke kembali ke puncak Sikunir. Ternyata, sebelah kami menunggu sunrise tadi asalnya tidak jauh dari asal sahabat saya, dan artinya kami masih satu daerah asal. Ngobrol-ngobrollah kami sambil tidak lupa berfoto bersama.

jam-3-an-kami-sudah-bangun-dan-jalan-cep-at-ke-kaki-bukit-sikunir-tujuannya

wait… itu kenapa ada yang pake gaya jari tengah ya? #hadeh

Setelah puas menikmati matahari pagi, kami pun memutuskan untuk mengeksplorasi sudut lain dari Sikunir. “Mungkin ada spot yang lebih bagus buat foto”, pikir kami. Hehehehe. Masih aja yaaa… Dan benar, kami menemukan satu spot yang lumayan oke, karena dari situ terlihat beberapa gunung. Lagi-lagi disitu kami berkenalan dengan sekelompok orang (yang kami mintai tolong mengambil foto kami berdua, hehehe).

Lanjut.

Jika tadi kami tidak merasa haus dan lapar, sebelum turun bukit rasanya kami wajib jajan dulu. Iya, jajan. Karena ternyata, walaupun di puncak bukit, ada yang jualan. Heheheeh. Nongkronglah kami di salah satu penjual minuman. Ngopi lah kami disitu, sayangnya tempe mendoan disitu habis. Sementara itu, kami melihat dibagian lagi di spot jualan ada penjual mendoan. Berhubung kami mager untuk beli sendiri, kami pun nitip orang yang kebetulan beli kopi dipenjual yang sama dengan kami. Lha kok bisa? Bisa dong, kebetulan kami memang membangun percakapan dengan mereka yang kebetulan jajan dipenjual yang sama. Kebetulannya lagi, mereka berasal juga tidak jauh dari tempat kami tinggal. Dengan sedikit ilmu provokasi soal “enaknya makan mendoan”  kami pun berhasil membuat mereka juga makin pengen dan urgent untuk makan mendoan saat itu. Dengan sedikit ilmu social influence mereka pun terpengaruh untuk membeli. Dan dengan sedikit ilmu persuasi mereka pun berinisiatif untuk membeli  mendoan ditempat yang kami lirik tadi. Ta Da! Nah, selanjutnya, kami pun tinggal bilang: nitip ya. Pasti mau dititipi, secara mereka bertiga dan kami berdua. Gak wangun kalau menolak, karena jumlahnya lebih banyak. Heyaaa…

jam-3-an-kami-sudah-bangun-dan-jalan-cep-at-ke-kaki-bukit-sikunir-tujuannya-1
terimakasih ya mbak dan mas 🙂

Benarlah akhirnya kami menikmati mendoan wonosobo yang termashur  dan masih anget, diatas bukit sikunir yang indah, sambil nyeruput kopi kapal api. Oh indahnya dunia!

“To travel is to live,” kata Hans Christian Andersen. Dan salah satu yang diajarkan kehidupan adalah bagaimana caranya kita agar bertahan hidup.

jam-3-an-kami-sudah-bangun-dan-jalan-cep-at-ke-kaki-bukit-sikunir-tujuannya-2

#verylatepost

/katagita

tanpa judul

hatiku sakit sayang, engkau tinggalkan.
tapi bagaimana bisa ya, sementara kita saja tidak pernah bersama.

aku melara saat kamu tak ada. walaupun memang, jangankan janji menjaga selamanya, untuk berdua saja, tak pernah ada.

aku memang hanya manusia lemah yang selalu berharap agar dianggap dan diterima. begitu terus sampai aku berpikir bahwa aku ini memang ada. ada buat kamu dan bersama kamu.

ohya, aku memang ada buat kamu, ya. diriku merelakan begitu. tapi yang kedua,, rasanya memang pikiranku saja.

hatiku sakit memikirkan kamu.  yang besar kemungkinan, kamu tidak memikirkan aku.
apa aku berhenti berpikir saja ya?
aku pikir itu langkah yang mudah. agar hatiku ini, tak lelah. aku pun juga tak lantas jadi lemah.

aaahhhh bodohnya aku. tetap saja memikirkan kamu.

ucapan marianne beausejour ada benarnya juga. pada max vatan: “agen-agen itu tidak terbunuh karena bercinta. yang membunuh adalah… perasaan mereka…”

baiklah. aku paham.

dan aku pun terus memikirkan kamu. oke, aku terima jika kamu bodohkan aku. sambil terus berharap engkau… ada buat aku.

sudah ya, tidak apa-apa. walau sakit, aku menikmatinya. ini yang buat aku jadi tahu diri dan gak besar kepala. bahwa aku ini cuma manusia lemah tak berdaya.

argopeni 30 november 2016

/katagita

being single

Alice: The thing about being single is, you should cherish it. Because, in a week, or a lifetime, of being alone, you may only get one moment. One moment, when you’re not tied up in a relationship with anyone. A parent, a pet, a sibling, a friend. One moment, when you stand on your own. Really, truly single. And then… It’s gone.